Mengenal Macam-Macam Hybrid Search Engine

By | Agustus 10, 2021

bacakata.com – Mengenal Macam-Macam Hybrid Search Engine. Sebelumnya kita sudah mempelajari tentang berbagai macam kategori search engine yang dapat kita gunakan dalam mencari data dan informasi yang kita inginkan. Macam-macam kategori tersebut adalah search engine yang dikelola manusia (human organized), dikelola komputer (computer created), campuran (hybrid), dan metacrawler/metasearch.

Namun dari semua kategori seach engine yang dapat digunakan untuk mencari data dan informasi di internet, golongan hybrid search engine merupakan search engine (mesin pencari ) yang paling populer di dunia. Sekarang mari kita bahas tentang karakteristikdari hybrid search engine ini.

Macam-macam hybrid search engine

  1. Altavista (www.altavista.com)

Didirikan oleh digital corp. altavista mempunyai kelebihan dalam pencarian canggih (advanced search) dengan menggunakan operator Boolean AND, OR, (), NOT, NEAR,”, dan *.

Kata AND atau sering disimbolkan dengan (+) digunakan untuk memfokuskan pencarian, misalnya seorang seniman yang ingin mencari informasi terkait dengan kejadian-kejadian kesenian di Surabaya pada tahun 2008. Dengan tidak memanfaatkan tanda “+” tersebut, ia dapat memasukkan searching key dengan format seperti berikut: +surabaya+kesenian+program+2008. Cara ini tentu saja jauh lebih efektif daripada hanya menggunakan searching surabaya, kesenian yang hasilnya akan berupa jutaan link ke situs yang mengandung kata-kata tersebut. Simbol “+” ini dapat dipergunakan sebanyak-banyaknya, karena prinsip yang kerap dipergunakan dalam searching di internet adalah bahwa semakin spesifik yang dicari (semakin banyak menggunakan tanda “+”) berarti semakin baik pula suatu pencarian. Dengan searching key yang semakin spesifik, hasil yang ditampilkan search engine akan lebih terfokus. Simbol-simbol boolean banyak dipergunakan oleh mereka yang memiliki latar belakang ilmu komputer atau yang terbiasa mengakses sistem basis data (database) konvensional. Secara garis besar, beberapa simbol boolean yang penting, oleh beberapa kalangan dinilai sudah terlalu kuno dan ketinggalan zaman, sebenarnya sudah terwakili dengan simbol-simbol matematika seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Kelebihan dari simbol boolean adalah simbol ini dapat merepresentasikan jenis pencarian yang tergolong kompleks karena memiliki simbol-simbol tambahan.

Baca Juga :   Tips Memilih Jasa Penyedia Hosting Terbaik di Indonesia

Simbol penting yang lain yang kerap dipergunakan oleh para netter untuk membantu proses pencarian pertama adalah kata OR (mengandung pengertian “atau” dalam bahasa Indonesia). Simbol ini bekerja dengan cara yang sama dengan karakter spasi pada simbol matematika. Jika seseorang melakukan pencarian dengan searching key “suku-suku OR Indonesia”, maka search engine akan mencari seluruh dokumen yang mengandung kata suku atau Indonesia, atau yang mengandung kedua kata tersebut. Di dalam satu event pencarian, kata OR dapat dipergunakan beberapa kali, misalnya “raja OR presiden OR pemimpin OR dinasti” yang akan menampilkan daftar dokumen yang memiliki satu atau lebih kata raja, presiden, pemimpin, atau dinasti (termasuk kombinasi antara 2-4 kata-kata tersebut).

Simbol berikutnya yang memiliki fungsi kurang lebih sama dengan tanda plus pada simbol matematika adalah AND, yang dapat diterjemahkan sebagai kata “dan” dalam bahasa Indonesia. Contoh penggunaan simbol ini adalah sebagai berikut: “ilmu AND pengetahuan AND alam”. Search engine yang menerima masukan seperti itu akan mencari seluruh dokumen di internet yang memuat tiga buah kata, yaitu ilmu, pengetahuan, dan alam di dalamnya. Jika di dalam model simbol matematika terdapat tanda minus (untuk merepresentasikan kecuali), maka dalam model simbol boolean terdapat kata NOT untuk merepresentasikan hal yang serupa.

Sebuah perintah dalam metode simbol boolean yang tidak diketemukan padanannya dalam simbol matematika adalah NEAR. Fungsi perintah ini cukup unik. Untuk mendapatkan gambaran mengenai fungsi simbol ini, perhatikan contoh “siswa NEAR Bandung”. Perintah tersebut akan menginstruksikan search engine untuk mencari dokumen yang mengandung kata siswa dan Bandung, di mana jarak (jumlah kata di antara kedua kata tersebut) berdekatan. Dengan kata lain, search engine akan mencari dokumen yang memuat kalimat seperti “siswa di Bandung terjaring polisi saat mengikuti konvoi geng motor” atau “Siswa di Bandung mendapat juara olimpiade matematika tingkat nasional”. Pada kalimat-kalimat tersebut relatif berdekatan. Kriteria berdekatan untuk masing-masing search engine biasanya berbeda.

Baca Juga :   6 Tips Jitu Memilih Hosting Bagus Indonesia untuk Pemula

Tanda () digunakan untuk menentukan pencarian yang fokus saja, yang lainnya tidak dimunculkan. Tanda “ (kutip) digunakan untuk mencari dengan kata pencarian frase, artinya gabungan kata yang membentuk suatu arti tertentu, misalnya kata pencarian “Carbon Dioksida” maka mesin pencari akan mencari dan menampilkan dokumen yang berisi frase “Carbon Dioksida”.

altavista

  1. Google (www.google.com)

Sekitar tahun 2001, mesin pencari Google berkembang lebih besar. Keberhasilan ini didasarkan pada bagian konsep dasar dari link popularity dan pagerank. Setiap halaman diurutkan berdasarkan seberapa banyak situs yang terkait, dari sebuah premis bahwa situs yang diinginkan pasti lebih banyak terkoneksi daripada yang lain. rangking situs (the pagerank) dari sebuah link halaman dan jumlah link dari halaman-halaman tersebut merupakan masukan bagi rangking situs yang bersangkutan. Hal ini memungkinkan bagi Google untuk mengurutkan hasilnya berdasarkan seberapa banyak halaman situs yang menuju ke halaman yang ditemukannya. Sistem tersebut dikembangkan oleh pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin di Universitas Stanford. Dengan adanya kelebihan tersebut, user interface Google sangat disukai oleh pengguna dan hal ini berkembang ke para pesaingnya.

Google merupakan mesin pencari yang paling banyak digunakan. Google mempunyai database yang besar. Google membagi database dengan mesin pencari lain, yaitu Yahoo artinya jika kata yang kita cari tidak ada di database Google, maka pencarian akan diteruskan ke Yahoo. Google juga dilengkapi dengan bahasa Indonesia.

Google memberikan hasil pencarian yang cepat dan relevan, serta mempunyai sistem yang dapat mengatur hasil pencarian dari sekian banyak informasi yang ditemukan di internet. Google memungkinkan kita mencari lebih dari 1 juta alamat URL di internet.

Google menyimpan banyak halaman web di cache (halaman tersimpan) yang dimilikinya sehingga apabila kita gagal menghubungi server halaman web yang bersangkutan, kita dapat menampilkan halaman web yang terdapat di cache Google. Namun google juga memiliki kelemahan, yaitu informasi di halaman web yang disimpan di cache Google seringkali tidak up to date.

Baca Juga :   5 Tips Jitu Memilih Web Hosting Murah Terbaik untuk Bisnis Toko Online

google

 

  1. Lycos (www.lycos.com)

Lycos dibuat pada tahun 1994 di Carnegie Mellon University. Lycos merupakan mesin pencari tertua. Lycos mempunyai kelebihan, yaitu mudah digunakan dan mudah menemukan website yang terdapat di tripod.com.

lycos

 

  1. Yahoo (www.yahoo.com)

Yahoo merupakan mesin pencari yang menggunakan indeks directory. Directory merupakan daftar link yang disusun menurut kelompok tertentu (misalnya pendidikan, kesehatan) dan dapat juga digunakan sebagai titik awal untuk menuju ke informasi tertentu.

yahoo

 

Google merupakan search engine yang populer di dunia dan tak terkecuali di Indonesia. Kita bisa mencari data atau informasi apapun di google. Mulai dari materi pelajaran, cara berbisnis, resep masakan, bahkan sampai cara menanam cabai. Kalau kamu, apa yang biasanya kamu cari menggunakan seacrh engine?

Semoga bermanfaat ya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *